Alergi Debu Adalah Alergi UmumSumber: alodokter.com

            Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan alergi yang satu ini. Alergi ini memang cukup sering terjadi di masyarakat umum. Menurut hellosehat.com alergi debu adalah salah satu jenis alergi yang umum terjadi. Hal ini dapat terjadi disebabkan karena sistem kekebalan tubuh kamu bereaksi pada zat protein yang ada di dalam debu. Debu terbentuk dari sel-sel kulit manusia yang telah mati. Di dalam debu terdapat beberapa serangga atau hewan yang bisa menjadi pemicu dari alergi pada tubuh. Alergi ini tentunya cukup umum terjadi, bahkan mungkin kamu salah satu penderitanya. Menyebalkan bukan? Karena kamu terlalu sensitif terhadap debu, akibatnya kamu sulit untuk berpergian tanpa menggunakan masker atau alat bantu lainnya. Selain itu, tungau debu hidup di lingkungan yang lembab dengan suhu kira-kira dua puluh hingga dua puluh dua derajat celcius. Tungau pada debu juga dapat memicu terjadinya alergi debu.

READ  Alasan terkena obesitas atau berat badan

Nah, mungkin kamu yang memiliki alergi ini sudah tahu apa saja gejalanya. Gejala alergi debu adalah bersin-bersin, mata merah, gatal dan berair, hidung tersumbat atau berair, sesak napas dan dada terasa berat, napas menjadi pendek-pendek dan berbunyi, gatal pada kulit hingga munculnya ruam pada kulit. Gejala-gejala ini tentunya akan muncul ketika penderita terpapar dengan pemicu alergi. Gejala akan bertambah parah ketika kamu akan bersih-bersih rumah karena akan lebih sering terpapar debu. Gejala alergi debu bisa ringan, bisa pula berat. Alergi debu ringan ini dapat menyebabkan pilek, mata berair dan bersin-bersin, sedangkan alergi debu berat dalam mengalami batuk, hidung tersumbat dan sesak napas hingga serangan asma berat.

Apa aja sih penyebab dari penyakit ini? Menurut alodokter.com ketika seseorang yang memiliki alergi menghirup udara yang bercampir dengan alergen atau zat pemicu alergi, seperti debu atau tungau, sistem kekebalan tubuhnya memproduksi reaksi kekebalan terhadap benda atau zat yang umumnya tidak berbahaya tersebut. Tentunya kamu harus tahu penyebabnya agar dapat menghindari sumber penyakitmu ini. alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh salah mengira bahwa debu adalah zat asing yang dapat membahayakan tubuh. Kamu pasti tahu bahwa tubuh memiliki respon tersendiri dalam melindungi diri dan organ tubuh lainnya. Nah, pada kasus ini, tubuh mengalami sedikit kesalahan. Hal ini akan membuat sistem kekebalan tubuh lantan bereaksi dengan menghasilkan antibodi untuk melawan debu. Selain antibodi, sistem kekebalan tubuh juga akan mengeluarkan histamin serta zat kimia lainnya yang dapat memicu peradangan.

READ  Bagaimana Cara Mengobati Keratosis Aktinik?

Selain debu, pemicu lain alergi debu adalah kecoak, ini merupakan serangga yang hidup di banyak lokasi di seluruh dunia. serangga ini mudah beradaptasi dan sangat menyukai kondisi suhu yang hangat. Gejala alergi dapat terjadi ketika merada di lingkungan yang banyak hewan kecoak. Air liur, kencing dan bagian tubuh sisa membuangan kecoak bisa terdapat di debu dan sering memicu alergi. Zat pemicu lainnya adalah jamur atau mold, ini wujudnya muncul seperti kumpulan debu, terkadang bentuknya bisa berupa titik-titik putih atau kumpulan berwarna putih kehijauan yang terlihat seperti kapas. Jenis ini dapat menyebarkan spora ke udara dan memicu timbulnya reaksi alergi. Namun ada pula jamur yang tidak terlihat sehingga sulit untuk dibersihkan.

READ  Mengenal Beragam Informasi Seputar Mengatasi Alergi Dingin

Dilansir dari alodokter.com alergi debu adalah penyakit yang dapat diminilamkan dengan cara membersihkan secara rutin berbagai perabotan di rumahmu, terutama tempat yang biasanya banyak debu menumpuk seperti bagian atas bingkai foto dan di bawah sofa.